Atanaamah's Weblog

February 18, 2008

Perjalanan Menapak Realitas Kehidupan

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 4:17 am

saat bangun di pagi hari, kita tidak tahu akan siapa diri kita
kita masih berpikir bahwa kita adalah yang lalu, kemarin, dan yang sudah dilewati
kita tidak sadar akan perubahan di sekitar kita.

Jumat jam 19,00, saya dikunjungi seorang teman,
kami terlibat dalam suatu pembicaraan tentang realita hidup yang sudah di jalani,
like pekerjaan, masa pacaran,lingkungan, dan mereka yang berada di sekeliling kami,
pembicaraan ini memang menarik, dan saya terhenyak akan banyak hal yang tidak pernah
saya pikirkan, tapi hal ini di lalui oleh teman saya.

ketika pembicaraan semakin hangat, tiba-tiba louis, anjing yang lucu dan menarik masuk dalam kamar, sambil mengibaskan ekornya, mengajak bermain. teman saya merespon louis dan kami bermain bersama-sama.

namun suatu hal yang secara spontan di katakan oleh teman saya,
kk, louis sudah besar ya, makin besar dan gemuk. sepintas saya mengatakan bahwa louis makin besar karena ia makannya banyak. namun sang teman mengatakan wah sudah banyak hal yang dilalui louis untuk menerima dirinya, sehingga ia melakukan adaptasi dengan rekan-rekannya (Oci dan Piki). louis yang lalu adalah louis yang datang dengan karakter dari lingkungan dimana dia dilahirkan dan bermain, sering berpindah-pindah tempat, karena tuannya belum tahu tempat yang tepat untuk merawat louis. louis yang diambil karena sebuah belas kasih tuannya, louis yang dirawat karena cinta yang hangat dari tuannya.

namun louis saat ini adalah louis yang datang dengan keceriaan dan ketulusan seekor anjing kecil pada tuannya. ia menjelma menjadi anjing yang gagah dan penuh karisma bagi siapapun yang melihatnya. ia hadir mendatangkan kecintaan yang tulus. ia hadir guna memberikan penyadaran akan pentingnya kita menapak sebuah realitas.

tidak dapat dipungkiri, terkadang kita masih terjebak pada bayangan yang senantiasa menghantui kita akan masa lalu kita. kita masih terjebak akan hal-hal yang pernah dilalui, bayangan akan apa yang dilakukan, bayangan akan kejayaan pada masa lalu, dan rasa takut akan kehilangan bayangan tersebut.

pernah kita berpikir bahwa hal itu hanya bayangan yang sudah berlalu?
pernah kita berpikir bahwa kita sudah melalui hal tersebut pada masa lalu?
pernah kita berpikir bahwa kejayaan yang kita dapat, hanya menjadi cacatan indah yang pernah kita lakukan?
pernah kita berpikir bahwa kekuatan dan ketegaran adalah awal pencapaian suatu tujuan yang mulia?

berkaca dari louis, kita mestinya mendapatkan kekuatan yang mendekatkan kita pada suatu realitas kehidupan yang kita hadapi. kekuatan dan ketegaran adalah kunci meraih semua itu. apa yang terjadi pada masa lalu sebaiknya diletakan pada kerangka instrospeksi diri akan berbagai kelemahan dalam diri kita. kekuatan dan keceriaan adalah langkah indah menuju suatu karisma diri. karisma yang meletakan pada perwujudan akan karakter dan kekuatan untuk menapak berbagai realita kehidupan tanpa merasa ditinggalkan.

karisma diri merupakan awal menata diri dalam pencapaian realita kehidupan yang masih gelap dan tidak terbayangkan. tanpa hal itu, kita adalah selongsong sampah yang tiada artinya, dan kita hanya duduk dan diam sambil meratap diri kita akan nasib yang kita lalui.

menapak realita kehidupan adalah alaternatif solusi bagi kita dalam penyelesaian berbagai masalah yang kita hadapi. menapak realita adalah lebih mendekatkan diri kita dengan masalah yang ada, tanpa berpikir untuk melarikan diri dari masalah tersebut. menapak adalah mencapai keindahan, bagaikan sekuntum mawar indah yang memancarkan kasih dan sayang melalui kuntumnya yang berwarna merah, kuning, hitam, maupun putih. menapak realita adalah pencapaian indahnya kebersamaan dengan menekankan pada nilai kasih sayang dan persahabatan. menapak realtia merupakan pembagian kasih sayang yang tak terbatas kepada sesama dalam suatu kekekalan kasih.

sudah kah kita berpikirkan untuk menapak realita kehidupan tersebut????

renungan pada Sabtu, 16 Februari 2008, jam 12 malam, detik-detik menjelang ujian tengah semester.

February 15, 2008

Piki, Oci, dan Louis

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 3:17 am

membaca topik diatas, anda mungkin bertanya apa artinya???
nama-nama tersebut adalah tiga anjing kecil yang ada di kos saya. anak anjing tersebut hadir dengan memiliki latar belakangnya masing-masing.

kita mulai ceritanya dari PIKI
piki, seekor anjing kecil yang berasal dari sumatra, anjing ini milik ‘Dave’ yang merupakan teman baik, namun karena harus pindah, ia menitipkan anjingnya pada kami di kos. anjingnya lucu, pendek, hidung bule dan sangat periang, ia suka mengerjain piki dan louis. kalau makan wah rakus banget… saking rakusnya, ia suka merampas makanan oci dan louis.

Oci, seekor anjing betina yang lucu, warnanya hitam dan putih, tapi dominan hitam. nah, kalau oci merupakan rebutan antara piki dan Loius, kanapa??? yang tau sendirilah namanya juga ‘perawan di sarang penyamun’. kalau piki dapat dari teman, nah kalau Oci itu anjing pembawa cinta, untuk adik kos saya (Jefry Lona), dia bela-belaian ngerawat dan jagaian Oci untuk untuk cintanya pada gadis kalimantan. ciii ilee… cinta…cinta…lagi.

nah sekarang ini dia sang pangeran ‘Loius’
seekor anjing lucu yang yang memiliki raut muka yang tajam dan tegas, setegas yang jagain. ia memiliki bulu yang lebat dan hitam.
Wah aku sangat tertarik dengan Loius, Kenapa??? sesuai namanya Louis, yang kalau di lihat sebagai tokoh yang gagah dan berani (like raja prancis), perawkan sangat dan lucu.
kalau saya berangkat kantor dia selalu mengantar sampai depan pintu, wah satu hal yang paling tidak tega dilihat, mukanya itu lho, sangat memelas. tidak tega rasa meninggalkannya.
demikian halnya juga pada saat saya pulang. ia selalu menyambut dengan muka yang berbinar-binar, mengajak becanda (meskipun tanganku jadi korban akibat gigi kecilnya yang tajam).
oh ya, louis perawakan besar dan menyeramkan, serta tubuh yang bongsor. kalau berlari aduh lucu sekali, siapapun pasti ketawa.

satu hal yang tidak terlupakan, di tengah rasa lelah yang teramat sangat, rasa capek itu hilang ketika melihat dia.

disinilah aku sadar, arti pepatah yang menyatakan bahwa anjing adalah sahabat terbaik manusia. ia hadir kala suka dan duka. ia dapat membuat kita tersenyum dan ketawa, dan ia menjadi sumber insprasi bagi kita

rumah baru

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 2:09 am

wah, hari ini sungguh menyenangkan, planning untuk mengurus rumah akhirnya terealisasi. bukan apa-apa sih, sudah lama mengimpikan rumah sendiri. akhirnya UKSW memberikan juga sebuah rumah dosen di perumsat kartini.

February 14, 2008

happy valentine

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 5:39 am

wah tanggal 14 februari sungguh mengejutkan di ruang 16. kedua adik yang manis membawakan suprise sebuah kue valentine untuk teman-teman. jadi pada pada ramai nih… trima kasih friend’s. anda semua masih mengingat hari yang bersejarah. hari valentine yang penuh kasih saya… thanks for you all….. for you’r suprise….

happy valentine day’s

February 11, 2008

Mencari pemimpin yang manusiawi

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 4:52 am

SUATU hari, saat itu siang bolong, dengan menenteng sebuah lentera yang menyala, Diogenes menyusuri lorong dan jalan-jalan di Kota Athena. Sebagian orang yang mengenal keeksentrikan filsuf yang hidup sekitar 2400 tahun lalu itu — tidak punya rumah, hidup di dalam sebuah tong dan hanya memiliki sebuah mantel, sebatang tongkat dan satu kantung roti — tidak menghiraukan tindakannya itu. Beberapa orang dipenuhi rasa ingin tahu dan bertanya kepadanya. “Diogenes, apa yang sedang Engkau lakukan?” Mendengar itu, Diogenes berhenti sejenak lalu menjawab, “Aku sedang mencari seorang manusia.” Setelah berkata demikian, ia pun bergegas meninggalkan mereka lalu menghilang di ujung jalan.
Si Tua Diogenes capai keliling Athena, namun tidak seorang manusia pun yang ia temukan. Padahal selama perjalanan, ia berjumpa banyak manusia. Manusia seperti apakah yang Diogenes cari? Yang dicarinya adalah orang yang hidup patut dan wajar, sepatut dan sewajar seorang manusia. Yang bermartabat. Seorang manusia yang manusiawi. Yang punya hati. Yang matanya punya perhatian, yang berbudi luhur dan berakhlak. Manusia yang peduli dengan sesamanya.

sepenggal penuturan Alfons Nedabang (Pos Kupang 11/02.2008)

membaca cerita ini, saya teringat akan hakekat sebenarnya diri kita ketika berada dalam dunia ini. belajar untuk menjadi manusia sesungguhnya membutuhkan perhatian dan kepedulian kita bersama untuk saling mengkoreksi diri dan berlaku untuk menjadi manusia yang sesungguhnya.

rocky

October 31, 2007

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN EKONOMI DALAM PERSPEKTIF OTONOMI DAERAH

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 12:01 pm

Membangun perekonomian daerah tidak terlepas dari visi dan misi yang dimiliki/diembankan oleh pemerintah daerah. Di era reformasi setiap daerah dituntut agar memiliki visi dan misi guna mengantisipasi implementasi otonomi daerah. Setiap daerah dihadapkan pada persoalan-persoalan yaitu : 1). Kualitas Sumber Daya Manusia. 2). Pengembangan-potensi-potensi sumber daya alam guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan daerah. 3). Berkurangnya subsidi pusat. 4). Minimnya sumber daya alam yang dimiliki. 5). Peningkatan pengangguran akibat krisis ekonomi. 6). Efisiensi pegawai negeri guna menghemat APBD. 7). Berkurangnya Pendapatan Asli Daerah yang di peroleh. Dan sebagainya yang merupakan persoalan-persoalan daerah.

Persoalan-persoalan di atas merupakan masalah yang harus segera di atasi. Setiap pemimpin dituntut agar mempunyai visi dan misi yang jelas dan terarah dalam membangun human resources daerahnya. Tanpa visi dan misi yang kuat daerah tersebut berada dalam keadaan yang tidak terkontrol dan tidak terarah.

Nanus (1992) mengatakan Avision in realistic, credible, attrative future for yor organizationVisi senantiasa berurusan dengan masa depan yang lebih dikehendaki oleh organisasi. Didalam visi mengandung arti pandangan/wawasan tentang jati diri yang berorientasi ke depan. Visi merupakan pedoman yang merupakan gambaran masa yang akan datang guna mencapai tujuan. Misi merupakan kegiatan-kegiatan yang digunakan untuk melaksanakan visi yang telah disepakati. Gultom (1995), mengatakan misi merupakan tugas atau kewajiban yang harus dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Oleh karena itu, Nanus (1992), mengatakan dalam mewujudkan visi sebuah organisasi memerlukan seorang pemimpin yang berindak sebagai juru bicara dan Change agent bagi visi tersebut. Oleh karena itu seorang pemimpin harus mempunyai Visionary Leadership di tengah masyarakat dan daerahnya. Dalam mewujudkan visionary leadaeship Ihalauw (1998) mengatakan ada tiga syarat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1). Mengkomunikasikan visinya agar menjadi milik semua anggota dari organisasi. 2). Membangun jejaring baik didalam maupun diluar organisasi dalam rangka menumbuhkan rasa percaya dan konsensus terhadap visi tersebut. 3). Mempersonafikasikan visi dengan jalan membuat semua indakan dan perilaku konsisten dengan visi tersebut. Dengan visi dan misi yang kuat serta terarah menyebabkan daerah tersebut dapat melakukan perencanaan secara sistematis dan terpadu guna membangun perekonomian daerahnya.

Visi dan Misi Perekonomian.

Luas wilayah Kabupaten Sumba Timur adalah 7500 kilometer persegi. dengan jumlah penduduk 174.984 jiwa, dan rata-rata tingkat kepadatan penduduk adalah 440 jiwa perkm2 (Sumba Timur Dalam Angka, 1999). Distribusi PDRB Kabupaten Sumba Timur pada tahun 1998 antara lain : sektor pertanian 43,63%, sektor pertambangan dan galian 2,11%, sektor industri pengolahan 1,91%, sektor listrik dan air minum 0,37%, sektor kontruksi 9,22%, sektor perdagangan 15,04%, sektor pengangkutan dan komunikasi 7,75%, sektor keuangan persewaan dan jasa Perusahaan 4,05%, dan sektor jasa-jasa 15,87% (Sumba Timur Dalam Angka, 1999).Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumba Timur mengalami penurunan pada tahun 1996 (8,19%). 1997 (3,61%). 1998 (-5%). Berdasarkan data tersebut pada tahun 1998 dapat dikatakan tidak mengalami pertumbuhan ekonomi sama sekali.

Jika ditinjau dari segi kontribusi PDRB, sektor pertanian menyumbangkan 43,63% terhadap PDRB. Hal ini menunjukkan betapa dominannya sektor pertanian Kabupaten Sumba Timur. Merujuk dari data di atas, sektor pertanian mengalami peningkatan pertumbuhan sebesar 3,45% terhadap PDRB ( tahun 1997 ;40.08%, tahun 1998 ; 43,63 %). Merujuk dari data diatas, akan timbul pertanyaan apakah sektor pertanian sudah menunjang tingkat perekonomian Kabupaten Sumba Timur ?. Meskipun memberikan kontribusi yang cukup besar, secara teori kita dapat menganggap sektor pertanian merupakan sektor yang cukup potensial untuk dijadikan topangan perekonomian daerah. Hal ini dapat dibuktikan melalui teori Location Quantion maupun teori Shif Share. Namun secara emperikal sektor pertanian bisa dikatakan bukan merupakan sektor yang cukup potensial di dalam menopang perekonomian Kabupaten Sumba Timur. Karena sebahagian besar masyarakat Sumba Timur masih berada dibawah garis kemiskinan ( Meskipun anggapan miskin belum dapat di terima secara umum oleh masyarakat Sumba Timur). Hal ini juga di buktikan melalui : 1). Tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar –5% pada tahun 1998. 2). Pendapatan perkapita masyarakat sebesar Rp. 1.481. 743. ( data ini masih di ragukan kesahihannya sebab bisa terjadi data yang di tampilkan merupakan data yang salah/kesalahan data).3). tentunya menjadi sangat ironis ketika sektor pertanian mengalami peningkatan sebesar 3.45 % tetapi tingkat pertumbuhan ekonominya sebesar –5 %.

Mengacu paparan data di atas dapat disimpulkan pada tahun 1998 pemerintah Kabupaten Sumba Timur tidak melakukan upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi. Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur harus memiliki Visi dan Misi perekonomian yang jelas dan terarah. Terutama dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah harus melakukan pembenahan-pembenahan secara cepat didalam mengantisipasi otonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Sumba timur tidak hanya menyandarkan diri pada sektor pertanian sebagai sektor utama penopang perekonomian, tetapi di perlukan pemberdayaan potensi-potensi pada sektor lain. Membangun Visi dan Misi Pembangunan ekonomi Kabupaten Sumba Timur tentunya tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, tapi harus juga berorientasi pada sektor lain. Memang di sadari sektor pertanian merupakan fundamen utama di dalam menopang pembangunan ekonomi Kabupaten Sumba Timur. Pada sisi lain pembangunan visi dan misi pembangunan ekonomi Kabupaten sumba timur perlu juga memperhatikan dan lebih menekankan sektor-sektor Perdagangan, sektor komunikasi dan pengangkutan, sektor keuangan dan jasa, serta sektor pariwisata sebagai landasan pembangunan ekonomi kabupaten Sumba Timur. Visi dan misi pembangunan ekonomi harus di letakkan dalam kerangka pembangunan berbasiskan pada ekonomi kerakyatan. Dengan Visi dan misi perekonomian yang bertumpu pada perekonomian rakyat, maka akan melibatkan partisipasi masyarakat kabupaten Sumba Timur.

Di dalam membangun visi dan misi, tentunya Kabupaten Sumba Timur akan berhadapan dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi. Umbu Tagela (2000), mengatakan tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat sumba timur terbagi dalam tantangan mikro dan tantangan makro. Adapun tantangan makro yaitu : 1). Perubahan ekonomi bisnis dari ekonomi Nation State (Protektif) ke ekonomi tanpa batas (Borderless word). 2). Munculnya kekuatan ekonomi pasar. 3). Berkurangnya campur tangan pemerintah akibat semakin menguatnya peranan swasta. Adapun tantangan mikro adalah :1). Kesiapan pelaku ekonomi dan bisnis dalam memasuki era persaingan bebas. 2). Kesiapan institusi dalam penyediaan jasa-jasa dan akses-akses terhadap berbagai fasilitas. 3). Kemudahan informasi dan fasilitas penunjang melalui pelayanan pemerintah. Tantangan-tantangan tersebut merupakan faktor yang harus di perhatikan dalam membangun visi dan misi perekonomian masyarakat Kabupaten Sumba Timur.

Di dalam membangun visi dan misi perekonomian tentunya tidak terlepas dari faktor-faktor antara lain : 1). Mentalitas pemimpin maupun pejabat pemerintah kabupaten Sumba Timur, masalah mentalitas merupakan faktor kunci di dalam membangun perekonomian Kabupaten Sumba Timur. 2). Kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Masalah kualitas SDM merupakan faktor yang relatif susah untuk di ukur, sebab kualitas tidak hanya di tentukan dari tingkat pendidikan, tetapi kualitas SDM juga di tentukan oleh tingkat kepakaran dan pengalaman seseorang. Oleh karena itu Pemerintah perlu mengembangkan dan meningkatkan SDM secara berkesinambungan. 3). Faktor keteladanan pemimpin, pejabat, serta tokoh agama maupun masyarakat Kabupaten Sumba Timur. 4). Peranan media masa dalam mengontrol pelaksanaan pembangunan ekonomi dalam koridor visi dan misi pemerintah daerah. 5). Kritik dan saran secara sistematis guna mengontrol implementasi visi dan misi pembangunan ekonomi.

kesimpulan
Visi dan misi dalam membangun perekonomian Kabupaten Sumba Timur sangatlah penting dalam menentukan arah dan langkah kebijakan perekonomian Sumba Timur. Visi dan misi akan berjalan dengan baik jikalau ada pengontrolan secara ketat dari berbagai komponen masyarakat Sumba Timur.

Kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumba Timur terutama Bapak Mehang Kunda sebagai Bupati, tentunya harus secepatnya memikirkan visi dan misi perekonomian yang dapat berbasis pada ekonomi kecil dan menengah. Mengutip perkataan Nanus (1992), “Where there is no vision, the people perish”

 

October 4, 2007

elekronik jurnal of information system in developing country

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 4:12 am

teman-teman kalau ingin mendapatkan berbagai artikel tentang sistem informasi, dengan fokus pada negara berkembangan, maka dapat di akses pada http://www.ejisdc.org. elekronik journal ini lebih memberikan perhatian pada pengembangan sistem informasi di negara berkembang.
ada banyak topik yang bisa di kaji dan dikembangkan menjadi skripsi atau tesis, karena fokus kajiannya adalah negara berkembang, termasuk Indonesia.

salam rocky

October 3, 2007

E-tourism

Filed under: warna kehidupan — atanaamah @ 12:56 pm

e-tourism adalah bidang kajian baru, yang pada saat ini lagi menarik sekali untuk ditelaah. nah, tentunyakita bertanya binatang apa E-Tourism itu???

berikut ini ada berapa artikel yang bisa anda baca

salam rocky

Theme: Silver is the New Black. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.